Gejala, Penyebab Dan Cara Pengobatan Penyakit Diare

Gejala, penyebab dan cara pengobatan penyakit diare- Diare yaitu buang air besar dengan konsistensi cair atau mencret sebanyak 5 kali dalam waktu 24 jam. Penyakit diare adalah penyakit yang sangat serius bahkan dapat menyebabkan kematian terhadap anak  dan menjadi penyebab kematian kedua setelah pneumonia. Dan berdasarkan data sudah banyak sekali anak yang meninggal karena penyakit diare ini setiap tahunnya.  Dan kebanyakan orang yang meniggal karena penyakit diare itu disebabkan oleh kekurangan cairan atau sering disebut dengan dehidrasi.

Selain itu penyakit diare juga sering pula dikaitkan dengan infeksi saluran cerna ( gastrointestinal ) yang dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme seperi bakteri, dan juga virus. Dan mikroorganisme juga dapat menyebar melalui makanan dan juga minuman yang sudah terkontaminasi serta  dapat juga disebabkan karena penyebaran melalui orang lain akibat kurangnya menjaga kebersihan seperti tidak mencuci tangan setelah buang air besar(BAB) atau juga tidak mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan.

Dan apabila anda mengalai diare maka harus segera ditangani karena akan sangat berbahaya apabila dibiarkan begitu saja. Namun sebelumnya anda juga harus mengetahui terlebih dahulu gejala-gejalanya, penyebab dan juga cara pengobatannya. Agar proses pengobatannya dapat dilakukan dengan mudah. Lalu gejala dan juga penyebab apa saja yang biasanya akan mudah diketahui dan bagaimana cara pengobatannya ? simak ulasnnya !

Berikut beberapa gejala, penyebab, dan cara pengobatan penyakit diare yang dapat anda lakukan :

Apa saja yang menjadi gejala diare ?

Gejala diare yang dapat terasa selain tinja encer dan juga frekuensi buang air besar yang sering bahkan sampai 5 kali dalam waktu 24 jam, ada juga tanda lain yang dapat anda rasakan, diantaraya sebagai berikut :

  1. Kram Perut Atau Melilit

Gejala pertama yang tejadi pada saat terkena penyakit diare yaitu keram perut atau melilit rasa sakit yang terjadi pada bagian perut yang terjadi akibat kram perut memang tidak akan begitu membahayakan dan tidak akan berlangsung lama.

  1. Demam Atau Panas

Gejala lain yang dapat terjadi pada saat terkena penyakit diare yaitu bisa juga anda mengalami demam atau panas yang terjadi pada tubuh anda.

  1. Nyeri Perut

Gejala lainnya yang terjadi yaitu munculnya rasa nyeri yang begitu hebat pada bagian perut yang anda rasakan.

  1. Keluar Darah yang Bercampur dengan Tinja

Apabila penyakit diare tersebut sudah mulai parah maka anda akan merasakan sakit pada saat BAB dan bahkan juga dapat mengeluarkan darah.

  1. Rasa Melayang Atau Pusing Karena Dehidrasi

Gejala berikutnya yang terjadi yaitu timbulnya rasa pusing atau melayang akibat dehidrasi karena seringnya BAB dalam waktu 24 jam.

Selain itu juga penyakit diare yang terjadi oleh infeksi bakteri akan menyebabkan penderita juga mengalami muntah-muntah dan selain itu juga gejala lain yang disebabkan oleh infeksi bakteri lainnya yaitu tinja yang encer dan juga bercampur darah atau juga sering disebut dengan disentri.

Selain itu gejala ringan yang terjadi biasanya hanya berlangsung dalam waktu beberapa hari atau bahkan mungkin hanya dalam hitungan jam saja. Dan apabila mencret yang terjadi lebih dari beberapa jam maka itu menandakan bahwa penyakit diare tersebut sudah kronis dan bahkan juga dapat munculnya beberapa penyakit yang dapat mendasarinya yaitu seperti penyakit radang usus, dan juga infeksi berat lainnya.

selain itu juga penyakit diare ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan, elektrolit, kalium dan juga natrium atau yang sering disebut dengan dehidrasi. Maka dari itu anda harus segera melakukan tindakan supaya penyakit diare ini dapat segera ditangani, namun sebelumnya anda juga harus mengetahui penyebab terjadinya penyakit diare ini. Agar mudah untuk melakukan pengobatannya.

Apa saja penyebab penyakit diare?

Diare dapat terjadi karena beberapa penyebab salah satunya yaitu infeksi, namun selain itu juga masih ada penyebab lain yang dapat mengakibatkan penyakit diare,diantaranya sebagai berikut :

  1. Malnutrisi

Anak yang kekurangan gizi ( malnutrisi ) akan beresiko terkena penyakit diare ini dan penyakit diare ini akan menyebabkan gejala yang lebih buruk lagi terhadap penderitanya. Karena setiap buang air besar (BAB) tentu saja akan menyebabkan penderita mengalami kekurangan gizi yang lebih buruk, maka dari itu tidak heran jika anak yang kekurangan gizi bisa berawal dari penyakit diare yang kronis.

  1. Infeksi

Penyakit diare ini dapat terjadi karena infeksi dari virus, dan juga bakteri  yang sumber penyebarannya bisa melalui air yang terkontaminasi oleh kotoran atau tinja. Maka dari itu penyakit diare ini lebih sering terjadi pada lingkungan yang sanitasi air bersihnya kurang memadai, selain itu juga ada dua bakteri yang menjadi agen penyebab diare yang paling sering terjadi yaitu rotavirus dan bakteri Escherichia.

Nah itulah penyebab terjadinya penyakit diare, maka dari itu setelah kita mengatahui penyebab terjadinya penyakit diare maka anda mulai dapat melakukan tindakan untuk melakukan pengobatannya, lalu bagaimana cara pengobatan penyakit diare ?simak ulasnnya berikut!

Cara pengobatan penyakit diare

Meskipun sebenarnya penyakit diare ini dapat sembuh dengan sendirinya, namun ketika penyakit diare ini tidak kunjung sembuh setelah selama dua sampai tiga hari, maka dari itu salah satu cara lain dengan melakukan pengobatan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Maka dari itu ada beberapa cara untuk pengobatan, diantaranya :

  1. Mengkonsumsi air putih, kuah sup dan juga makanan lainnya, dan sebaiknya hindari minuman yang mengandung alkohol , kopi, jus, dan juga teh. Dan apabila penyakit diare ini terjadi pada bayi maka tetap berikan ASI, dan apabila bayi diberikan susu formula maka anda dapat menambahkan 2 kali air dari takaran biasanya .
  2. Mengkonsumsi pisang, ,sereal yang telah diolah, kentang dan juga wortel untuk membantu memulihkan kembali .
  3. Ketika penyakit diare ini belum hilang maka sebaiknya untuk tidak mengkonsumsi buah segar, minuman yang mengandung alkohol, serta makanan yang mengandung lemak atau minyak dan juga makanan yang mengandung rasa pedas.
  4. Jika pengobatannya dilakukan oleh dokter, maka biasanya akan dokter akan menganjurkan untuk dirawat.
  5. Penyakit diare ini biasanya kan reda dalam waktu 2 hari, dan jika diet cairan jernih yang dilakukan tidak dapat membantu, maka dokter akan memberikan resep untuk membantu aktivitas virus semakin lambat.

Nah, itulah beberapa cara pengobatan untuk penyakit diare yang dapat dilakukan dengan mudah. Maka dari itu untuk mecegah terjadinya penyakit diare maka anda juga dapat melakukan pencegahan dengan membiasakan hal-hal yang kecil seperti mencuci tangan setelah keluar dari toilet,dan juga sebelum  mengganti popok bayi .

Nah, itulah beberapa gejala, penyebab, dan cara pengobatan penyakit diare yang dapat anda ketahui dengan mudah,dan juga mengatasinya. Semoga bermanfaat !