Jakarta Jadi Saksi Pertarungan 8 Tim Dota 2 Internasional

Indonesia sekali lagi menyelenggarakan Lomba Game Online Dota 2. Kali ini adalah Liga Predator Asia Pasifik (APAC).

Acara di Mall Taman Anggrek, Jakarta, adalah turnamen Acer eSports pertama. Ada delapan tim utama dalam game, termasuk Boom.ID (Indonesia), Signify (India), Geek Fam (Malaysia), Alpha Red (Thailand), Azure eSports (Hong Kong), Sepuluh Dua Puluh (Singapura), Quid Pro Quo ( Filipina), dan kami mengatakan tidak! (Sri Lanka).

“Ini adalah momen yang kami tunggu-tunggu, dengan Predator League, Acer, yang mendorong pengembangan industri game dan menciptakan ekosistem permainan yang kuat di kawasan Asia Pasifik,” kata Andrew Hou, presiden Acer Pan. Asia Pasifik di Jakarta, Sabtu / 1/2018).

Andrew juga mengakui bahwa Acer sedikit tertinggal dalam industri game, terutama di eSports. Namun, predikat Liga Predator dianggap sesuai dengan momentumnya.

Sebelum grand finale dimulai di Jakarta, Predator League memulai babak kualifikasi selama tiga bulan. Secara total, 1.197 tim eSport terdaftar di babak kualifikasi, tetapi hanya delapan tim terbaik.

Kedelapan tim ini bersaing dalam game Dota 2, game PC paling populer dari MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) di Indonesia. Andrew juga berharap dapat bersaing dengan game lain di Predator League berikutnya.

Acer sendiri menawarkan harga total USD 150.000 (Rupo 1,9 miliar). Tidak hanya itu, kontes ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Siaran langsung dari game online pada panel LED terbesar di Asia Tenggara.”