Penyebab dan Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Pernahkah anda merasa pusing dan mata berkunang-kunang saat terbangun dari jingkok? Kondisi seperti ini jangan pernah anda sepelekan, karena bisa jadi inierupakan tanda-tanda anda mengalami tekanan darah rendah atau secara ilmu kedokteran lebih dikenal dengan hipotensi. Hipotensi ini kuga bisa terjadi apabila keadaan tekanan darah dalam arteri lebih rendah yaitu kurang dri 90 mmHgatau dari 60 mmHg daripada tekanan darah rendah yaitu 20 mmHg.

Gejala -gejala kecil yang dapat terjadi pada orang yang mengalami tekanan darah rendah yaitu seperti merasakan pusing, kepala terasa ringan lalu merasakan ketidak stabilan pada tubuh sehingga dapat menghilangkan kesadaran. Hal ini terjadi karena terbatasnya jumlah darah yang dialirkan keseluruh tubuh terutama ke organ vital seperti ginjal dan otak.

Hipotensi dapat dibagi menjadi beberapa macam, jika dilihat dari waktu terjadinya tekanan darah yaitu:

  1. Hipotensi ortostatik yaitu terjadi ketika berubah posisi, misalnya dari posisi jongkok atau duduk ke posisi berdiri. Hal ini ditandai dengan munurunnya keseimbangan tubuh dan mata berkunang-kunang yang dapat beresiko pada hilangnya kesadaran. Jenis hipotensi ini biasanya terjadi pada usia lanjut yaitu sekitar usia 65 tahun keatas.
  2. Hipotensi postprandial yaitu menurunnya tekanan darah yang terjadi pada usia lanjut. Hal ini ditandai dengan menurunnya tekanan darah setiap 2 jam sekali sekitar 20 mmHg
  3. Hipotensi vasovagal yaitu tekanan darah yang terjadi apabila seseorang berdiri terlalu lama. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak ketika menjalankan upacara bendera. Dan jika mengalami pingsan, maka akan sadar dengan cepat.
  4. Hipotensi akut dapat terjadi apabila tubuh tidak mendapatkan pasokan darah dengan cukup secara tiba-tiba. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang mengalami syok yang dikarenakan oleh dehidrasi, serangan jantung, ingeksi berat, serta mengalami pendarahan banyak dalam waktu singkat.
  5. Hipotensi kronis yaitu terjadi karena kondisi yang berjangka panjang seperti mengalami gagal ginjal dan penyakit addison.

Adapun hal hal yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah yaitu sebagai berikut:

  • Kondisi udara atau cuaca panas yang berlebih
  • Penyakit parkinson yaitu penyakit saraf yang menyebabkan menurunnya tekanan darah.
  • Anemia yaitu kondisi apabila kandungan hemoglobin dalam darah rendah.
  • Dehidrasi, yaitu terjadi apabila tubuh kekurangan cairan.
  • Pengobatan juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah karena ada beberapa obat yang dapat menyebabkan tekanan darah menjadi rendah seperti obat anti depresi, obat anti hipertensi, obat penghambat enzim serta diuretik.
  • Berdiri terlalu lama yang membuat darah tidak mengalir dengan sempurna dan membuat darah berkumpul pada bagian bawah tubuh.

Pada dasarnya hipotensi dapat diatasi, yaitu dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Konsumsi makanan yang mengandung banyak garam, karena iodium dapat meningkatkan tekanan darah.
  2. Jangan berdiri terlalu lama
  3. Kurangi konsumsi minuman yang beralkohol
  4. Mengkonsumsi secangkir kopi pada pagi hari dapat membantu meningkatkan tekanan darah.

Jika anda mengalami gejala hipotensi yang disertai dengan gejala yang lain seperti dwmam, nafas pendek, denyut jantung yang tidak beraturan serta sakit pada bagian dada, maka segera periksakan ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.